Dengan meraih trofi ini, Mikel Arteta menjadi manajer The Gunners pertama yang memenangkan juara sepak bola Inggris dalam 22 tahun, mengikuti tim Invincibles asuhan Arsene Wenger. Tim Invincibles merupakan tim terakhir yang memenangkan Premier League setelah tak terkalahkan selama musim 2003/04.
Arsenal telah memenangkan 25 dari 37 pertandingan liga. Gunners bermain imbang tujuh kali dan hanya kalah lima kali untuk memuncaki klasemen. Selama 3 musim terakhir Arsenal finis sebagai runner-up di akhir kompetisi.
Landasan pertahanan yang kokoh, membuat Arsenal mencatat 19 clean sheet dan David Raya meraih Golden Glove
untuk musim ketiga berturut-turut. Kiper asal Spanyol ini telah meraih
rekor pertahanan terbaik musim ini, sementara hanya City yang mampu
melampaui catatan 69 gol yang telah Arsenal cetak hingga saat ini.
Perjalanan
juara musim ini mulai ketika Arsenal menjalani musim ke-100
berturut-turut yang memecahkan rekor liga Inggris dengan kemenangan 1-0
di Manchester United. Gunners memenangkan sembilan dari 10 pertandingan pertama untuk mencapai puncak klasemen pertama kalinya pada awal Oktober.
Arsenal
memimpin liga selama 200 hari sebelum Manchester City menggeser
berdasarkan selisih gol akhir bulan lalu. Namun, Arsenal memenangkan
empat pertandingan berturut-turut tanpa kebobolan untuk merebut kembali
posisi puncak dan membuka jalan menuju juara.
Ini adalah kali
ke-14 Arsenal menjadi juara Inggris. Arsenal ada di peringkat 3 atau
hanya di belakang Liverpool dan Manchester United yang meraih 20 trofi. Secara keseluruhan ini menjadi trofi ke-32 yang Arsenal raih di segala kompetisi dan turnamen.
Arsenal memiliki kesempatan untuk menutup musim terbaik dalam sejarah 140 tahun klub dengan menambahkan satu lagi trofi. Gunners
menuju Budapest 30 Mei 2026 untuk bertanding di final Liga Champions
kedua dalam sejarah. Arsenal menghadapi juara bertahan Paris
Saint-Germain dengan tujuan meraih kemenangan Piala Eropa pertama dalam
sejarah 139 tahun klub.
