Sejak saat itu, Arteta tidak pernah finis di posisi yang lebih rendah dari musim sebelumnya selama enam setengah tahun masa jabatannya di London Utara. Ia membimbing Arsenal ke posisi 8 dalam beberapa bulan pertamanya sebagai pelatih. Arteta mengakhiri musim 2020-2021 dengan mengangkat Piala FA. Ia kemudian membawa Arsenal ke posisi kelima 12 bulan kemudian.
Arteta kemudian membawa Arsenal dekat dengan gelar Liga Premier di setiap tiga musim berikutnya, yang pada akhirnya selalu berakhir sebagai runner-up. Musim 2025-2026 Arteta melangkah jauh dan bergabung dengan daftar manajer Arsenal yang terhormat yang mengklaim setidaknya satu dari 14 gelar liga.
Arteta menciptakan prestasi luar biasa. Ia menerima kesempatan melatih Arsenal, meski sebelumnya ia belum pernah memimpin tim utama. Manajer terakhir yang memenangkan gelar liga Inggris dalam pekerjaan manajerial pertamanya adalah Kenny Dalglish, yang melakukannya dengan mewarisi tim Liverpool yang berjaya di era 1980-an. Arteta mengikuti jejak bos The Gunners lainnya yang sebelumnya mencapai prestasi. Berikut daftarnya :
Namun, pria Spanyol berusia 44 tahun dan 54 hari ini adalah bos The Gunners termuda yang memenangkan kejuaraan liga, mengungguli George Graham yang 124 hari lebih tua ketika ia membawa Arsenal meraih trofi di musim legendaris 1988/89. Jose Mourinho saat menangani Chelsea, yang meraih gelar Liga Premier di usia lebih muda dari bos Arsenal. Berikut daftarnya :
Arteta juga merupakan orang kedua yang pernah bermain di Premier League sebagai pemain dan kemudian memenangkannya sebagai manajer, setelah Roberto Mancini yang bermain untuk Leicester City pada tahun 2001 dan membawa Manchester City meraih gelar pertama mereka 11 tahun kemudian, sementara mentornya, Pep Guardiola, adalah satu-satunya pelatih Spanyol lainnya yang mengangkat trofi juara.
Setelah membimbing Arsenal meraih 25 kemenangan di musim ini sehingga pita merah dapat diikatkan ke trofi sekali lagi. Ini sekaligus membawa Arsenal ke final Liga Champions. Final yang memertemukan Arsenal menghadapi Paris Saint-Germain untuk memperebutkan gelar klub terbaik Eropa. Arteta memiliki alasan lain untuk dianggap sebagai satu di antara manajer hebat.
Ia kini melampaui rasio kemenangan 60% dari 351 pertandingan yang dipimpinnya, angka yang menempatkannya jauh di atas ikon-ikon seperti Chapman, Graham, dan Wenger. Berikut daftarnya :


